Dalam mitologi Bali, Ratu Ayu Mas adalah sosok dewi yang sangat dihormati, dikenal luas sebagai Dewi Danu, penguasa Danau Batur yang sakral dan mistis. Dengan gelar mulia seperti Ratu Ayu Pingit Dalam Dasar, statusnya menandakan posisi tinggi dalam kepercayaan masyarakat Bali.
Legenda dan Peran Suci
Dewi Danu atau Ratu Ayu Mas Membah dipercaya menguasai Danau Batur, sumber air vital yang menopang pertanian dan kehidupan di Pulau Dewata. Dalam legenda, ia memiliki tugas mulia membagikan air suci dari Danau Batur ke penjuru Bali, menjamin kesuburan tanah dan kelangsungan hidup masyarakat. Kesaktiannya tidak hanya terbatas pada kekuasaan atas air, melainkan juga kemampuan mengubah wujud – salah satunya menjadi nenek tua penjual air, menandakan kebijaksanaan dan kekuatan spiritualnya.
Salah satu versi legenda menceritakan Ratu Ayu Mas Membah menyamar sebagai nenek tua penjaja air, mengunjungi desa-desa seperti Les dan Tejakula. Di Desa Les, air suci yang dijualnya ditukar dengan tah (sabit), sebuah transaksi yang kemudian dikaitkan dengan nama air terjun Yeh Tah. Perjalanan membagikan air ini menggambarkan interaksi mendalam dengan penduduk lokal, memperlihatkan kebijaksanaan dan kesaktian sang dewi dalam menjaga harmoni alam dan manusia.
Kisah Ratu Ayu Mas Membah telah diadaptasi dalam berbagai bentuk seni tradisional Bali. Sendratari yang dipentaskan pada Pesta Kesenian Bali (PKB) oleh ISI Denpasar merupakan salah satu contoh bagaimana legenda ini dihidupkan kembali, menggambarkan spiritualitas mendalam yang terkait dengan Danau Batur. Tari _Tattwa Tirtha Mahottama_ juga terinspirasi dari mitos ini, merepresentasikan keagungan spiritualitas danau suci tersebut.
Ratu Ayu Mas Membah merupakan simbol penting spiritualitas dan kesuburan dalam budaya Bali. Legenda yang kaya dan peranannya dalam mitologi setempat menunjukkan betapa mendalamnya penghormatan masyarakat Bali terhadap alam dan kekuatan dewata yang menguasainya. Melalui cerita dan ritual yang dipertahankan, warisan spiritual ini terus mengilhami dan menyatukan masyarakat Bali dalam harmoni dengan alam semesta.
Dengan demikian, Ratu Ayu Mas Membah bukan sekadar sosok mitologis, melainkan representasi kekuatan sakral yang terus hidup dalam tradisi, seni, dan spiritualitas masyarakat Bali.