Kayoan Tejakula, atau Pemandian Umum Tejakula, adalah sebuah tempat mandi umum yang terletak di Desa Tejakula, Buleleng, Bali. Tempat ini telah menjadi bagian dari tradisi masyarakat setempat dan masih digunakan hingga hari ini. Kayoan Tejakula bukan hanya sekadar tempat membersihkan tubuh, tetapi juga ruang untuk memaknai kebersamaan dan nilai-nilai luhur.
Kayoan Tejakula memiliki sejarah yang panjang, yaitu sejak zaman penjajahan Belanda. Pada saat itu, tempat ini digunakan sebagai lokasi pemandian kuda putih milik para pejabat kolonial. Setelah kemerdekaan, Kayoan Tejakula menjadi tempat pemandian umum yang digunakan oleh masyarakat setempat.
Kayoan Tejakula memiliki beberapa fitur yang unik, antara lain:
1) Air di Kayoan Tejakula berasal langsung dari Desa Kutuh, di lereng Danau Batur, sehingga sangat segar dan alami.
2) Kayoan Tejakula memiliki pemandian terpisah untuk pria dan wanita, sehingga masyarakat setempat dapat mandi dengan bebas dan nyaman.
3) Kayoan Tejakula memiliki ukiran-ukiran tradisional Bali yang menghiasi dinding, menambah keindahan dan nilai budaya.
Kayoan Tejakula mengandung nilai filosofis yang dalam, yaitu:
1) Kayoan Tejakula merupakan tempat untuk memaknai kebersamaan dan nilai-nilai luhur.
2) Kayoan Tejakula mengajarkan pengendalian diri dan menghormati orang lain.
3) Kayoan Tejakula merupakan contoh kesederhanaan dan kehidupan yang sederhana.