Tejakula adalah sebuah desa yang kaya akan sejarah dan keindahan alam, terletak di Kabupaten Buleleng, Bali Utara. Nama Tejakula sendiri memiliki akar yang dalam, tercatat dalam prasasti Raja Janasadhu Warmadewa pada tahun 975 Masehi dengan sebutan "Hiliran" atau "Paminggir," yang berarti "tepi" atau "batas." Asal-usul nama Tejakula diyakini berasal dari kombinasi kata "Teja" (cahaya) dan "Kula" (tepi/warga), terkait dengan legenda tentang munculnya cahaya besar di wilayah ini.
Tejakula menawarkan pesona alam yang memikat, jauh dari hiruk pikuk keramaian wisatawan. Pantai berpasir hitam yang tenang adalah tempat yang sempurna untuk bersantai dan menikmati keindahan matahari terbit. Selain itu, terdapat Air Terjun Yeh Mampeh yang tersembunyi di desa Les, menambah keajaiban alam di kecamatan Tejakula. Bagi para petualang, hutan hujan yang rimbun menawarkan jalur hiking menantang dengan pemandangan spektakuler serta flora dan fauna yang unik.
Tejakula adalah mayoritas masyarakat Bali Aga, penduduk asli Bali yang teguh mempertahankan tradisi leluhur. Kehidupan desa diwarnai dengan upacara adat dan ritual tradisional yang dilestarikan dengan sungguh-sungguh. Anda dapat menyaksikan langsung bagaimana masyarakat Tejakula menjaga warisan budaya mereka.
Salah satu daya tarik Tejakula adalah para pengrajin ukiran kayu yang terampil. Mereka menciptakan karya seni yang indah, mulai dari pintu, pelinggih (tempat suci), hingga ukiran dari pasir hitam yang unik. Sentuhan seni tradisional ini memberikan karakter khas pada desa Tejakula.
Tejakula memiliki komitmen yang kuat terhadap ekowisata dan pelestarian lingkungan. Inisiatif ini tercermin dalam berbagai aspek kehidupan desa, mulai dari praktik pertanian organik hingga pengembangan akomodasi ramah lingkungan.
Jangan lewatkan kesempatan untuk menikmati hidangan laut segar dan bahan-bahan organik lokal yang menjadi ciri khas kuliner Tejakula. Cicipi cita rasa autentik Bali Utara yang akan memanjakan lidah Anda.
Tejakula menawarkan berbagai pilihan akomodasi yang sesuai dengan preferensi Anda, diantaranya Homestay Tradisional yaitu tempat menginap yang tak terlupakan bersama masyarakat lokal. Ada juga Eco-lodge, pilihan akomodasi ramah lingkungan yang mendukung pelestarian alam. Ada juga Villa dan Resort, tempat penginapan yang mewah dengan pemandangan laut yang menakjubkan.
Tejakula terletak di Buleleng timur, sekitar 30 km dari kota Singaraja. Anda dapat mencapai Tejakula dengan mobil atau skuter. Waktu terbaik untuk mengunjungi Tejakula adalah selama musim kemarau (April-Oktober).
Tejakula adalah destinasi yang menawarkan perpaduan sempurna antara keindahan alam, kekayaan budaya, dan ketenangan. Jika Anda mencari pengalaman yang unik dan autentik di Bali Utara, Tejakula adalah jawabannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar